Superstar AS Roma Niat Habisi Klub Lama di Liga Eropa

Superstar AS Roma Niat Habisi Klub Lama di Liga Eropa
Superstar AS Roma Niat Habisi Klub Lama di Liga Eropa

Diego Perotti, Striker Andalan AS Roma untuk Liga Eropa UEFA 2019 – 2020

Lantaran di kick oleh klub yang dulu sempat dibelanya, Sevilla membuat Diego Perotti, pemain winger AS Roma sudah tidak bisa bersabar untuk menghajar habis klub lamanya itu di gelaran lanjutan Liga Europa UEFA 2019 – 2020.

Sebelum berseragam Serigala Ibu Kota, Perotti terlebih dulu bergabung dengan Sevilla mulai dari tahun 2009 sampai dengan 2014. Selama 5 tahun yang ia habiskan, pemain berpaspo Argentina itu memang miskin kans untuk tampil.

Sejauh ini rekornya bersama Sevilla adalah 5 gol dan 2 assist dari 19 kali merumput bersama Los Nervionenses. Selain itu, karirnya pun sempat goyang dan diwarnai dengan drama, mulai dari menjadi pemain pinjaman di Boca Junior, lalu dijual ke Genoa hingga menetap di AS Roma.

Nasib terang baru terlihat saat ia menginjakkan kaki di Stadio Olimpico. Disini Paulo Fonseca justru mem plot nya sebagai striker andalan yang wajib dimainkan. Usai lama bercerai dari Sevilla, baru kali ini Perotti mencicipi kans untuk maju ke putaran 16 besar Liga Eropa UEFA.

“Saya sangat ingin sekali menghabisi Sevilla di Liga Eropa UEFA. Saya tidak akan pernah bisa melupakan apa yang mereka perlakukan terhadap diri saya”, ujar Perotti saat disambangi wartawan Elintra.

“Namun begitu, saya tidak pernah memandang Sevilla dengan sebelah mata. Walaupun juga sebaliknya, Sevilla pasti sedang berpikir keras menyusun strategi yang pas untuk melawan kami”, imbuhnya lagi.

Laga lanjutan Piala Eropa UEFA 2019 / 2020 antara AS Roma vs Sevilla ini sendiri sempat dijadwal untuk bergulir pada bulan Maret 2020 silam, sayang Eropa harus kewalahan menghadapi gempuran virus COVID – 19 dan terpaksa harus menghentikan semua jenis kompetisi sepakbola.

Putusan dilangsungkannya lagi Liga Eropa UEFA sendiri baru akan dipastikan pada 17 Juni 2020 mendatang. Mengingat saat itulah digelar rapat Exco UEFA untuk membahas segala hal yang menghambat kompetisi Eropa dan mencari alternatif solusi terbaiknya. Namun gantungnya nasib kompetisi, karena keputusan UEFA yang belum final itu sama sekali tidak membuat Perotti terdestruksi. Hal yang ia lakukan adalah tetap berlatih dengan semangat dan mempersiapkan tenaga dengan baik untuk menghantam Sevilla di match leg 1.